Menu Home

Apakah Itu Cinta

swans-342887_640

Seringkali kita percaya, kita penuh dengan cinta, yang ingin kita berikan lebih lanjut. Tapi seandainya itu demikian, maka kita akan melakukannya dan tidak terfokus pada satu orang (partner atau pasangan idaman). Itu berarti kembali terdapat Pencarian di baliknya, Pencarian akan Cinta, Pencarian agar seseorang “mencintai kembali” dirimu, bahwa seseorang ini yang kalian pilih, memberi kepadamu apa yang kamu inginkan. Dan seseorang ini tapi tampaknya tidak akan (pada kenyataannya ia tidak dapat, karena ia sendiri memerlukan cinta dan belum tersembuhkan) atau tidak ada dan tepat itulah masalahnya. Hidup akan sedemikian lama mencerminkan, sampai seseorang berhenti mencari dan mulai menyembuhkan dirinya. Dan siapa yang sembuh, ia mulai memberi. Tapi tidak hanya untuk satu orang, melainkan semua orang, yang ditemuinya. Tapi itu baru akan terjadi, jika Hati tersembuhkan dari luka-luka lama dan kebutuhan (pencarian) yang merupakan hasilnya. Maka Hati akan mengalir penuh Cinta ke seluruh dunia dan bagi semuanya tanpa susah payah. Baru kemudian seseorang juga akan mengalami, apa hubungan cinta yang sebenarnya. Karena itu sangat berbeda dibanding apa yang kita manusia biasanya percayai.

Selama seorang manusia (berada) dalam kebutuhan, ia tepat akan menarik manusia-manusia yang juga membutuhkan. Dan jika dua manusia yang membutuhkan bertemu, akan banyak penderitaan yang terjadi, karena tidak seorangpun dapat memberi untuk yang lainnya (atau ia hanya memberi dengan harapan di baliknya, dengan kertas hutang, demikian bisa dikatakan) dan dengan begitu, hubungan tersebut bergejolak naik turun, sampai seseorang merasa pusing atau sampai terjadi Burnout dan orang mengerti: saya harus memulai dengan diri saya sendiri. Saya harus menyembuhkan diri saya, sebelum saya dapat mencintai dan sebelum saya dapat bertemu dengan seseorang dalam Perhatian dan Penghormatan penuh. Siapa yang mengharapkan, maka ia membutuhkan, dan ia akan membuat sebuah Hubungan menjadi sebuah Bisnis.

Yang ada, seperti apa adanya…dan kebutuhan ini akan menimbulkan rasa sakit dan itu baik demikian adanya, tapi hanya ketika kita mengerti makna di baliknya. Dan itu berbunyi: sembuhkanlah dirimu sendiri, lihatlah ke dalam (batin), temuilah Kebenaran, kenalilah dirimu sendiri. Jika kita tidak mengerti hal ini, kekalutan penderitaan juga dapat berlangsung sampai akhir hidup. Oleh karenanya begitu penting, melihat pada diri sendiri dan untuk menyadari, mengapa manusia ada di sini di Bumi. Dan kita bukan ada di sini, untuk mengejar Cinta, melainkan untuk berada dalam Cinta. Untuk membuat kita menyadari, untuk menyembuhkan, untuk belajar. Dan kita dapat memilih, bagaimana kita melakukan ini.

Jika Hatimu penuh Cinta, maka Keinginan akan Cinta dari luar akan memudar. Semakin kita merindukan apa yang ada di luar (eksternal), semakin kosong dalam (batin) kita dan itu akan kita peroleh dengan cerminan dari luar melalui (tidak adanya Partner/Pasangan idaman) atau melalui Hubungan yang sulit, di mana orang tidak mendapatkan apa yang diinginkannya. Dengan begitu kita akan selalu dilempar kepada diri kita sendiri sampai kita akhirnya pada suatu saat melihat pada diri kita sendiri.

Diterjemahkan kosmosindo dari sumber https://www.facebook.com/ConnyKoppersEngelmedium#

Categories: Allgemein

Tagged as:

kosmosindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: