Menu Home

Yeshua – Hubungan-Hubungan Cinta

asmara_heart-1137258_640

Yeshua disalurkan oleh Pamela Kribbe

(Love Relationships – from the Series Through the Gate)

Teman-teman sayang,
Saya Yeshua. Saya menyapa kalian semua dengan tulus. Saya ada di sini dengan sepenuh hati. Saya ingin berbagi dengan kalian, karena kalian adalah saudara-saudara dan saudari-saudari saya dan saya merasa terjalin erat dengan kalian. Saya tidak melebihi, juga tidak lebih tinggi dari kalian, kita adalah satu.

Kita menempuh perjalanan bersama-sama untuk menanam benih energi Kristus di Bumi, sebuah benih yang waktu demi waktu akan perlahan tumbuh dan bersemi menjadi bunga yang mekar secara matang. Waktu ini di Bumi adalah waktu melengkapi perjalanan itu. Ini adalah waktu di mana banyak kecambah mulai berkembang, dan dalam banyak cara kalian adalah kuncup-kuncup bunga. Bersama-sama kita membentuk sebuah unit, kumpulan jiwa-jiwa yang mendedikasikan dirinya sendiri untuk kelahiran kesadaran yang baru. Jadi jangan lagi melihat saya sebagai seorang master yang berdiri di atas kalian, tapi sebagai teman yang memegang tangan kalian dan ingin membagi cintanya dengan kalian, karena saya sungguh mencintai kalian semua secara mendalam.

Kalian memiliki keinginan intensif akan cinta. Kalian mencarinya dalam hubungan-hubungan dengan yang lain, dan juga melalui sebuah hubungan dengan yang ilahi. Tapi sebetulnya, apa yang kalian rindukan terletak di dalam diri kalian sendiri; itu adalah sifat ilahi kalian sendiri, bagian dari kalian yang satu dengan cinta tanpa syarat dan sukacita. Ketika kalian mengalami bagian dari kalian ini, itu terasa seperti pulang ke rumah. Segala hal lainnya dalam kehidupan kalian menjadi mudah, terang, dan penuh sukacita. Kalian berada satu dengan diri kalian sendiri dan kalian tidak memerlukan apapun di luar diri kalian sendiri untuk membuat kalian merasa baik. Kalian adalah kesatuan dengan diri kalian sendiri – namun kalian merasa terhubung dengan segala hal lainnya dalam cara yang mendalam dan intim.

Hal yang paradoks tentang hubungan-hubungan adalah di mana kalian hanya terhubung secara intim dengan orang lain, jika kalian mampu untuk memeluk keesaan dengan diri kalian sendiri. Jika kalian siap untuk menerima diri kalian sendiri, dengan beban-beban dari masa lalu, dengan naik dan turun kalian – maka di sana ada ruang bagi orang lain dengan individualitasnya yang unik. Kemudian kalian tidak lagi mempergunakan orang lain itu dengan tujuan pulang ke Rumah. Sebaliknya, kalian berbagi Rumah yang kalian bawa dalam hati kalian dengan orang lain tersebut. Jenis hubungan ini menjadi suatu perayaan bersama, berbagi, dan itu adalah hubungan yang menyembuhkan, apakah itu dengan seorang kekasih, teman, atau anak; itu tidak memiliki perbedaan esensial. Namun, hubungan-hubungan cinta – hubungan kekasih – adalah hubungan-hubungan yang paling menggerakkan kebanyakan dari kalian. Mereka menyentuh kalian sebegitu mendalam dan memicu emosi-emosi mendalam, karena mereka tampaknya paling memegang janji untuk pulang ke Rumah dibanding hubungan-hubungan lainnya.

Sebelum saya berbicara tentang hubungan-hubungan cinta, saya ingin mengingatkan kalian bahwa Rumah yang kalian rindukan, kesatuan asli dari mana kalian dilahirkan sebagai jiwa, tidaklah berada jauh. Kalian dapat mengatakan bahwa ditinjau dari alam waktu, sudah begitu sangat lama ketika kalian meninggalkan, berbicara secara simbolis, Surga. Di mana kalian pergi menempuh jalur kalian sendiri sebagai sebuah “jiwa dalam tubuh” dan memilih bentuk tertentu untuk memanifestasikan diri kalian sendiri dan menempuh pengalaman-pengalaman dan mengunjungi tempat-tempat berbeda di alam semesta.

Ketika kalian dilahirkan sebagai jiwa yang individual dan memulai perjalanan kalian, kalian melepaskan kesatuan asli tersebut, yang dapat kalian bayangkan sebagai selimut hangat dari cinta dan cahaya yang begitu akrab bagi kalian. Sebuah kesatuan di mana kalian selalu merasa kehadiran aman dari Ayah-Ibu-Tuhan, dan dengan demikian kalian tidak pernah merasa takut menjadi sendirian atau ditolak. Konsep-konsep “negatif” ini bahkan tidak ada dalam pengertian kalian, namun kekuatan arketipe dalam Tuhan sedang bekerja ketika melahirkan kalian keluar dari rahim keesaan Ayah-Ibu-Tuhan ini.

Apakah tujuan dari kelahiran tersebut? Agar kalian semua dapat menjadi tuhan-tuhan yang mandiri! Sehingga kalian sendiri dapat menjadi titik awal dari sumber kehangatan dan cinta Ayah-Ibu-Tuhan dari mana makhluk-makhluk tak terbatas diciptakan dan berkembang. Tapi perpisahan yang telah kalian alami di awal, kalian rasakan sebagai sebuah syok. Kalian telah menyadari bahwa dengan pemisahan dari keesaan ini datang pengetahuan yang memiliki tujuan untuk benar-benar mengalami proses perkembangan, kalian tidak dapat mengetahui apapun sebelumnya. Kalian telah menyadari kalian hanya dapat terpisah dari kesatuan asli tersebut dengan menempuh jalan kalian sendiri seluruhnya sebagai sebuah jiwa individual, yang mana untuk pertama kalinya kalian mengenal ketakutan dan kesepian dan kegelapan dari tidak mengetahui dan tidak mengerti.

Kalian masih membawa pengalaman asli kesepian dan kesendirian, yang mungkin muncul sangat kuat dalam bidang hubungan-hubungan cinta. Tapi sebelum saya membahas hubungan-hubungan itu, saya ingin mengingatkan kalian bahwa kalian memiliki kemungkinan untuk mengalami hubungan asli tersebut pada setiap saat.

Ketika kalian pergi memasuki tidur tanpa mimpi, kalian meninggalkan tubuh kalian dan berhubungan dengan sumber terdalam dari mana kalian datang, dengan Tuhan, jika kalian ingin menyebutnya itu, atau dengan inti terdalam di dalam diri kalian sendiri: bagian dari kalian yang tidak pernah meninggalkan Surga dan masih ada di sana. Meskipun kalian telah meninggalkan Surga miliaran tahun yang lalu, keesaan itu masih ada di dalam kalian; itu adalah bagian yang tidak dapat diubah dari kesadaran kalian.

Pada malam hari, jika pikiran kalian sedang tidak terlalu aktif dan kalian berserah pada tidur dan kepada alam-alam non fisik yang kalian masuki, kemudian, ketika kalian meninggalkan tubuh kalian, kalian memasuki Sumber itu dan dengan demikian menyegarkan kembali diri kalian sendiri. Juga pada keseharian kalian, kalian dapat membuat hubungan dengan realitas dari spirit ilahi ini, di mana kalian adalah bagian intim darinya. Dengan menjadi sangat diam, kalian dapat merasakan kehadirannya di sini dan sekarang. Saya mengundang kalian untuk merasakan bagaimana bersama, sebagai satu, kita semua membentuk bagian dari wajah asli Tuhan tersebut.

Bayangkanlah di tengah-tengah dada kalian, dalam chakra hati kalian, ada kristal yang bersinar, yang indah. Bayangkanlah itu di sana dan rasakanlah kekuatannya: kristal yang murni, jernih yang semua bagiannya secara simultan mencerminkan banyaknya pengalaman kalian. Hati kristal ini juga terhubung dengan segala hal di sekeliling kalian. Perasaan-perasaan yang kalian terima dari orang-orang lain dapat dicerminkan oleh kristal ini, dan dengan begitu, dengan menerima suasana hati dan emosi-emosi melalui kristal ini, kalian bisa untuk mengerti yang lainnya. Dari hati kristal ini kalian mengerti pengalaman-pengalaman yang lainnya: rasa sakit dan kekecewaan mereka menjadi jelas bagi kalian.

Hati kristal ini terhubung dengan hati dari semua makhluk hidup lainnya, karena kita semua adalah satu. Namun kalian juga dapat merasakan bahwa hati ini, yang kalian bawa dalam dada kalian, adalah milik kalian: itu adalah hati jiwa kalian. Rasakanlah bagaimana kedua aspek itu berjalan bersama. Kalian terhubung pada tingkat hati – sebuah medan horizontal yang menghubungkan kalian dengan segalanya yang hidup – sehingga di sana tidak ada keterpisahan karena kita semua adalah satu. Namun kamu juga adalah “satu”, yang berarti bahwa kamu adalah kamu, dan tidak ada orang lain yang secara tepat sama seperti dirimu. Kamu adalah makhluk individual dan ada garis vertikal yang menghubungkanmu secara langsung dengan Sumbermu, dengan Tuhan. Kamu ada dalam tubuh fisik ini, yang adalah obor dari hatimu, bagianmu sendiri dari kesadaran Tuhan.

Rasakanlah besaran tak terukur dari kristal ini: kesadaran tanpa batas yang merupakan milikmu, meskipun demikian dapat pergi ke mana pun ia mau. Itu tidak terikat pada tubuh ini, meskipun itu ada dalam tubuh ini sekarang, secara temporer, tapi itu adalah suatu energi yang amat besar yang pada akhirnya tidak terikat pada bentuk apapun. Kamu adalah kesadaran ini; kamu telah membawa sepotong dari pabrik ilahi Ayah-Ibu-Tuhan bersama denganmu di sini ke Bumi. Kamu adalah keseluruhan dan lengkap dengan dirimu sendiri, dan kamu adalah penjaga dari kristal hati ini. Ingatlah itu, sementara kita sekarang meninjau pada tema hubungan-hubungan cinta.

Jika kamu jatuh cinta pada orang lain, di sana sering ada pengalaman intensif terpesona pada awal sebuah hubungan. Itu tampaknya seperti sesuatu terbelah lebar-lebar di dalam dirimu, sesuatu yang telah lama tersembunyi dan hanya dapat terbuka kuncinya dengan melihat pada yang lain. Orang lain tampaknya tidak melihat “sesuatu” itu dalam dirimu, tapi orang yang kamu cintai membangunkan keindahan polos dari siapa kamu adanya. Kegairahan dan antusiasme dirimu untuk hidup kembali lagi, kamu merasa dilihat dan dicintai, dan kamu akan mengalami kedalaman dirimu sendiri – keajaiban darimu. Itulah apa yang kamu alami dalam waktu pesona jatuh cinta. Dan meskipun itu tampaknya menyangkut orang lain, itu sebenarnya tentang dirimu, apa yang dibuat terjaga orang lain dalam dirimu, yang adalah keindahan, sebuah keajaiban! Kamu tampaknya menjadi terjaga hanya saat itu dan merasa betapa banyak yang kamu miliki untuk diberikan dan seberapa besar kamu dapat dicintai.

Pada saat itu, orang-orang biasanya menjadi dimabuk dengan pesona dan keajaiban rasa jatuh cinta yang mereka alami, dan mereka secara buta melekatkan diri mereka sendiri pada orang yang membangunkan perasaan ini dalam diri mereka. Dia memiliki “tongkat magis” dalam tangan-tangannya, dan apa yang mula-mula membawa pada suatu pembukaan, dan perasaan mencintai terhadap dirimu sendiri demikian juga terhadap yang lain, berangsur-angsur menjadi pelarian dari dirimu sendiri, karena kamu menjadi sepenuhnya terfokus pada yang lainnya.

Kemudian dimulailah perjuangan dengan yang lainnya. Kamu ingin memiliki bagian dari mereka yang membuat kamu merasa begitu baik. Dan orang yang lain itu, seringkali melakukan hal yang sama terhadapmu, dan kalian berdua menjadi begitu luar biasa dibingungkan oleh perang tarik ulur ini. Dengan cara ini, hal tertinggi yang dapat saling kamu berikan akhirnya menggugah yang terendah, yakni cemburu, ketergantungan, dan persaingan kekuatan. Ini adalah kasus yang menyakitkan secara ekstrim, yang hampir telah dialami setiap orang dalam hidup mereka.

Bagaimana kasus ini terjadi? Ada dua bagian di dalam dirimu. Dari kristal hati yang telah saya lukiskan, ada cinta dalam dirimu yang dapat melihat orang lain tepat seperti dia adanya, dan dapat mengalami keindahan yang ada di sana. Dari ruang ini dalam hatimu, kamu dapat masuk ke dalam hubungan yang sejajar dan seimbang dengan yang lain, di mana kamu mengakui keilahian dalam diri orang lain dan di mana kamu juga tidak kehilangan sisi manusia satu sama lain. Kamu menghargai orang lain dengan rasa sakit mereka, kecurigaan mereka, kekecewaan-kekecewaan mereka, dan penolakan mereka.

Tapi dari perutmu, ada energi lainnya yang bekerja, sesuatu yang dapat menjadi sangat kuat, kekuatan menghancurkan dalam pesona jatuh cinta. Saya menyebut energi ini anak batin yang ditinggalkan, yang membawa rasa sakit sangat kuat dan mendalam yang menyusur kembali pada rasa sakit asli kelahiran kosmik saat meninggalkan keesaan Ayah-Ibu-Tuhan. Anak ini juga terbangun ketika kalian jatuh cinta, dan anak ini memiliki banyak emosi yang dapat membuat redup hatimu. Emosi-emosi ini dapat menyelubungi kristal hati dan menutupi kenyataan, bahwa kamu adalah sumber dari keterpesonaan dan kebahagiaan yang kamu alami dalam tahap awal cinta yang romantis. Perasaan-perasaan itu ada kaitannya dengan kamu dan dan ruang yang kamu berikan bagi dirimu sendiri, yang telah membuat memungkinkan bagi yang lain, tapi itu masih ada kaitannya denganmu.

Meskipun demikian, anak di dalam dirimu, yang sedang merasa sakit dan menangis keluar untuk mendapat perhatian, cinta, dan pengakuan yang dirindukannya bagitu lama, mungkin telah mencoba mengikat pasangan dalam bentuk yang mencekiknya; ia ingin memegang erat sedapat mungkin, agar mendapat bagi dirinya sendiri apa yang kurang padanya. Dengan cara ini, anak tersebut dan kristal hati dapat berakhir pada dua sisi yang berlawanan. Apa yang mula-mula terlihat sangat indah, berubah menjadi hubungan yang menghancurkan, di mana kalian bertarung satu sama lain dan memasuki medan pertempuran yang tidak diinginkan siapa pun, tapi bagaimanapun itu terjadi.

Pada saat kemagisan terancam menghilang, kalian mungkin menjadi putus asa. Dengan segala cara, kalian ingin melekat erat pada pasangan kalian, karena kalian pernah merasakan cinta yang mutlak dengan orang itu. Kalian akan berjuang untuk mempertahankan mereka, dan rasa sakit kalian yang paling tua, emosi-emosi kalian akan rasa marah, takut ditinggalkan, bahkan kebencian, dapat ikut muncul. Pada saat itu sangatlah tidak mungkin untuk melepaskan orang lain, karena kalian akan dikendalikan oleh pengingat bagaimana indahnya ketika semua sedang berada dalam harmoni.

Adalah sangat penting, pada stadium ini, di mana kalian mengetahui bagaimana untuk melepaskan. Saat ketika kalian merasa hubungan kalian pergi menuruni spiral, dan kalian saling menyalahkan dan mengecam satu sama lain, adalah waktu untuk mundur. Kalian dapat menyakiti satu sama lain sedemikian buruk, tepatnya karena kalian telah menyentuh satu sama lain begitu mendalam, dan rasa sakit itu sulit untuk disembuhkan.

Jadi beranilah untuk mengambil langkah mundur ketika kalian merasa bahwa kalian sedang lepas kendali, di mana kalian terbanjiri oleh emosi-emosi yang tidak memungkinkan kalian mendekati pasangan kalian dengan hati yang terbuka. Kalian mungkin merasa ketakutan yang mendalam ditinggalkan, atau justru sebaliknya: rasa takut berhubungan demikian mendalam dengan seseorang di mana kalian merasa diri kalian hilang di dalamnya. Mungkin ada emosi-emosi lainnya seperti marah atau cemburu, tapi apa yang penting, kalian memperhatikan bagaimana emosi-emosi paling intensif adalah lebih menyangkut diri kalian sendiri dibanding menyangkut hubungan itu. Hubungan tersebut memicu emosi-emosi, tapi emosi-emosi itu sendiri berasal dari penyebab-penyebab lebih dalam.

Apa yang menentukan sekarang adalah di mana kalian berputar menuju anak batin yang sakit dan terbengkalai itu, yang merupakan penyebab sebenarnya dari ketidakseimbangan emosi kalian. Melakukan itu bukanlah tanggung jawab dari pasangan kalian. Dan kalian, juga, tidak bertanggung jawab bagi anak batin pasangan kalian. Membuat seseorang bertanggung jawab bagi rasa sakit kalian dan mengharapkan mereka menyembuhkannya, membawa pada kebingungan luar biasa dalam hubungan-hubungan.
Jadi bagaimana kalian dapat melihat kapan hubungan itu, yang pada awalnya ikatan yang mencintai, berjalan salah dan menjadi tidak seimbang? Sebenarnya, ada tanda-tanda yang jelas, dan salah satu cara kalian dapat menemukannya adalah secara simbolis melakukan latihan dengan anak batin kalian.

Bayangkanlah kamu berdiri di hadapan pasanganmu pada saat ini. Atau ambillah seseorang yang sangat penting bagi dirimu, jika kamu saat ini tidak memiliki pasangan, dan izinkanlah anak batinmu berdiri di samping kirimu. Cukup bayangkanlah dirimu sendiri sebagai seorang anak yang berumur di bawah 10 tahun, dan berdirilah dengan anak itu pada sisi kiri dari pasanganmu. Sekarang lihatlah bagaimana respons anak itu terhadap orang yang kamu cintai. Lihatlah reaksi pertama dari anak itu. Tanyalah anak itu: “Apa yang membuatmu tertarik padanya? Apa yang kamu anggap begitu mempesona darinya? Apa yang menyentuh hatimu, apa yang membuatmu kagum?” Dan kemudian tanyalah: “Bagaimana perasaanmu sekarang?”
Apakah telah terjadi sesuatu pada kualitas asli tersebut? Dapatkah anak itu masih merasakan cinta itu? Dalam hubungan yang menyembuhkan, kualitas unik itu masih sangat hadir. Itu masih menutrisimu, itu masih menghangatkanmu, sementara pada waktu yang sama pasanganmu telah memperoleh lebih banyak bentuk manusia, dengan masalah-masalahnya sendiri dan naik turunnya. Namun, sesuatu dari kemagisan yang asli masih ada di sana, dan karena kemagisan tersebut, masalah-masalah dapat diatasi. Jika kalian merasa absennya kemagisan itu, jika anak batin kalian sebetulnya merasa tidak dicintai atau diperlakukan tidak adil, maka ada sesuatu di sana yang mana kalian perlu memberikan perhatian. Ambillah waktu untuk menemukan ini di dalam anak batin kalian.

Untuk membuat situasi menjadi jelas, lepaskanlah imej dari anak batin itu, dan sekarang bayangkanlah bahwa kamu berdiri di depan pasangan yang telah kamu pilih dan lihatlah bagaimana energi memberi dan menerima yang mengalir di antara kalian. Pertama-tama, lihatlah apa yang kamu berikan kepada yang lain dan rasakanlah itu, dan itu tidak perlu diekspresikan dalam kata-kata, selama kamu merasakannya. Apakah kamu memperoleh lebih banyak energi karena pemberian ini, atau kamu merasa kosong dan terkuras tenaga? Apakah pemberian itu menginspirasi atau kamu menjadi kelelahan karenanya? Peganglah pada perasaan pertama tersebut.

Setelah melihat pada apa yang kamu berikan kepada yang lain, perhatikanlah pada interaksi sebaliknya. Apa yang kamu terima dari yang lain? Percayalah pada perasaan pertama yang datang kepadamu. Apakah yang kamu terima terasa baik? Apakah itu membuat hatimu lebih terbuka? Apakah kamu merasa lebih bahagia tentang dirimu sendiri sebagai hasil dari apa yang kamu terima? Esensi dari hubungan yang menyembuhkan adalah bahwa yang lain memberimu sesuatu yang menciptakan sukacita dalam hatimu.

Akhirnya, ada pertanda lain dari hubungan yang destruktif. Dari solar plexus kalian – tempat yang dekat dengan perut kalian – sejenis “pipa” energi yang menghubungkan kalian dengan yang lain. Jika kamu sensitif, mungkin kamu dapat mengalami pipa itu. Apa yang kamu cari adalah perasaan bahwa kamu dapat memiliki yang lain; di mana kamu panik bila memikirkan bahwa yang lain tidak akan lebih lama ada di sini; di mana sesuatu menarik pada pipa itu. Jika kamu merasakan itu, maka itu pada dasarnya adalah hubungan tali pusar energetis yang menghubungkan dirimu dengan yang lain, dan memberimu perasaan: “Saya memerlukan mereka, saya tidak dapat melakukannya tanpa mereka!” Perasaan panik itu menunjukkan, kamu tidak beroperasi secara independen, atau setidaknya kamu berpikir kamu tidak mampu melakukannya tanpa yang lain, dan ketergantungan semacam itu dapat membawa pada hubungan yang destruktif.

Dalam hubungan yang menyembuhkan, adalah alami untuk merindukan satu sama lain jika dalam satu cara atau lainnya kamu akan terpisah. Adalah hal yang alami untuk menikmati dan oleh karena itu merindukan keberadaan satu sama lain. Kamu mungkin menginginkan yang lain, tapi kamu tidak memerlukan yang lain. Tapi dalam sebuah hubungan yang destruktif, ada sesuatu merusak yang bekerja. Ada suatu perasaan di mana kalian tidak dapat melakukan atau berada tanpa yang lainnya, di mana kalian tergantung pada mereka bagi rasa nyaman kalian – mungkin seluruh hidup kalian! – dan ini melemahkan kalian secara luar biasa. Ada ketakutan mendalam akan kemungkinan penolakan oleh yang lain, dan itu membuat kalian merasa kecil dan terpaksa, dan seluruh hubungan tidak lagi memiliki ruang dan kebebasan penuh sukacita yang dimilikinya di awal.

Cobalah untuk merasakan hal-hal ini bagi diri kalian sendiri, dengan tenang, dalam cara kalian sendiri. Dan jangan takut untuk membuat ruang dalam hubungan itu untuk mengizinkan diri kalian sendiri merasakan hal semacam ini. Karena begitu kalian menemukan diri kalian sendiri dalam spiral negatif dalam suatu hubungan, itu seringkali penting di mana pasangan menjauhkan diri mereka sendiri satu sama lain, secara fisik dan secara emosional, dengan tujuan menyadari di mana mereka masing-masing berdiri. Pada saat semacam itu, seringkali tidak berguna untuk mencoba membicarakan hal-hal. Hal yang penting di mana medan-medan energi kalian sendiri mula-mula menjadi bebas dari satu sama lain, dengan tujuan mencapai ruang yang memungkinkan untuk kembali ke pusat kristal hati kalian. Turunlah dengan kesadaran kalian ke dalam kristal jernih yang indah itu, yang merupakan esensi kalian. Jangan tergantung pada yang lainnya untuk mengalami itu di dalam kalian; itu ada di sana bagi kalian – selalu. Itu adalah bisikan Tuhan yang dapat kalian dengar dalam keheningan.
Kemudian rasakanlah bagaimana, dari kristal ini, sinar-sinar memancarkan cahaya kepada anak (batin) dalam kalian yang masih menderita rasa sakit dan yang masih mencari di luar dirinya sendiri untuk penerimaan dan cinta dan keamanan. Biarkanlah sinar-sinar cahaya kalian menerangi anak itu, dan kalian dapat secara harfiah melihat, bahwa cahaya kristal itu tampak menjangkarkan dirinya sendiri dengan mengalir lebih dalam dan lebih dalam turun melalui perut kalian dan semua jalan turun melalui kaki-kaki kalian memasuki Bumi.

Ini adalah cahaya kalian, Cahaya Jiwa kalian yang unik! Kalian ada di sini untuk mengalami cahaya ini dalam sebuah tubuh di Bumi. Cahaya khusus kalian adalah unik, itu adalah Cahaya Malaikat kalian, dan jika kalian tetap terhubung dengannya, maka kalian menarik hubungan-hubungan yang menyembuhkan dalam hidup kalian. Kalian tidak memiliki “kebutuhan” akan lainnya. Dan kalian juga tidak memiliki kebutuhan untuk membuat yang lain menjadi sesuatu “yang sempurna”: seseorang yang akhirnya melihat kalian dalam perspektif yang kalian inginkan, dan yang mengerti dengan tanpa syarat dan menerima kalian dalam cara yang kalian inginkan mereka melakukannya.

Penerimaan dan cinta tanpa syarat hanya dapat ditemukan dalam hatimu sendiri – oleh dan untuk dirimu sendiri. Jangan membebani yang lainnya dengan tugas tersebut. Cinta yang mutlak itu adalah sesuatu antara kamu dan Dirimu Sendiri. Ini hanya dapat kamu berikan kepada dirimu sendiri, dan ketika kamu melakukannya, kamu menjadi sumber cinta bagi yang lainnya, karena kamu kemudian telah menjadi selengkapnya jujur dan setia dengan dirimu sendiri. Kamu mencintai dirimu sendiri, termasuk bagian yang gelap; anak dalam dirimu yang kadang-kadang berjuang dan merasa tersiksa.

Ketika kamu mencintai dirimu sendiri, adalah lebih mudah bagimu sendiri untuk melihat orang lain dalam perspektif yang sebenarnya. Kamu tidak lagi harus menanggapi secara pribadi hal-hal yang kadang-kadang bersifat menyerang atau menyakitkan yang dikatakannya atau dilakukannya. Tindakan-tindakan dan reaksi-reaksi mereka adalah milik mereka, dan itu menjadi lebih mudah untuk tidak merespons terlalu emosional terhadap hal tersebut. Orang lain tidak lagi bertanggung jawab bagi pembebasan jiwamu – kamulah yang bertanggung jawab untuk itu. Kamu adalah master dari duniamu, realitasmu.

Kalian semua berada pada jalur ini untuk menyadari diri sendiri, dan kalian telah menyentuh orang lain dengan kristal hati kalian: kalian memberikan percikan-percikan cinta dan harapan kepada mereka. Saya berterima kasih kepada kalian karena datang ke Bumi pada saat ini, dalam periode perubahan dan transisi ini. Saya ada dengan kalian dan saya menyayangi kalian secara mendalam. Kalian adalah saudara-saudara dan saudari-saudari saya, dan saya mencintai kalian.
© Pamela Kribbe
Penerjemah: Dyan Andriana Kostermans

http://www.jeshua.net/id

 

Categories: Allgemein

kosmosindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: