Menu Home

Ketika Minat Utama Yang Kamu Cintai Tidak Lagi Terletak Padamu

rope-1469244_640

Heavenletter #2457 oleh Gloria Wendroff, dipublikasikan 17 Agustus 2007

Tuhan berkata:
Salah satu cara memberi adalah mengizinkan. Adalah hadiah yang luar biasa ketika kamu mengizinkan kebebasan yang lain, jika, pada semua tingkatan, kamu melepaskan pengawasan. Adalah satu hal untuk tetap lepas tangan, dan hal yang lebih besar untuk melepaskan hatimu. Keterikatan hatimu bisa menahan yang lain. Keterikatan menumbuhkan tentakel.

Kamu bilang kamu mencintai. Jika kamu sungguh-sungguh mencintai, maka hormatilah keinginan yang lain dan benar-benar melepaskannya. Jika minat romantis memberi tahumu tiba waktunya untuk bergerak maju, percayailah itu. Jika hidup seseorang pernah merekah dan menyinarimu, kamu ingin mempercayai, bahwa itu harus berlanjut seperti itu. Kamu bersikeras bahwa hidup kembali seperti apa dulu adanya. Kamu merasakan itu, karena kamu menginginkan sesuatu sebegitu banyak, itu harus menjadi kenyataan. Dalam kasus ini, orang-orang yang dikasihi, seberapa perhatiankah kalian pada yang lain? Seberapa perhatiankah kamu kepada dirimu sendiri?

Kamu bukan untuk menjadi pengemis cinta. Jika yang lain bermakna jauh lebih besar bagimu dibanding kamu baginya, bagaimana kamu dapat mengabaikan keinginan-keinginannya? Bagaimana bisa kamu menempatkan keinginan-keinginanmu lebih dulu dibanding keinginan-keinginannya? Orang-orang yang dikasihi, apakah hal yang patut dipuji untuk menjadi terikat? Ikatan bukanlah cinta. Ikatan adalah ikatan. Kamu benar-benar mencintai jika kamu tidak menuntut, bahkan secara diam-diam, di mana yang lain menyesuaikan dengan keinginanmu. Terlepas seberapa layaknya keinginannmu, bukan hal yang mencintai darimu, jika kamu mengesampingkan kebebasan orang lain. Jangan mencengkeram siapapun. Biarkan orang-orang Saya pergi!

Ketika itu tiba pada urusan-urusan hati, anak-anak Saya sering berpegang pada mimpi-mimpi mereka, seolah-olah mimpi-mimpi mereka adalah kitab suci. Yang Dikasihi, jika perhatian orang lain menyusut, diumumkan atau tidak, maka kamu juga harus terus maju, dan mengizinkan kehendak bebas mereka murni. Karena sekali pernah benar bahwa kamu adalah segalanya bagi yang lain, itu tidak berarti harus menjadi benar sekarang. Tidak seorang pun diwajibkan untuk terus memujamu. Kamu, bagaimanapun, diwajibkan untuk melepaskan. Kamu harus membiarkan orang-orang lain bebas.Saya akan membuat ini sebagai perintah: Biarkan orang-orang Saya pergi!

Bahkan jika pada tampak luar, kamu menarik diri, kamu mungkin masih memegangi erat mimpi-mimpimu terkait Manusia lainnya. Kamu tetap setia pada keinginan-keinginanmu sendiri. Dengan melakukan demikian, kamu mengurangi nilai keinginan yang lain. Kamu terus bersikeras dalam pikiran-pikiranmu bahwa perhatian orang tertentu ini kembali kepadamu. Kamu terus bersikeras, meskipun semua bukti, bahwa yang penting yang harus kamu lakukan adalah memegangi, dan semua akan menjadi baik. Yang dikasihi, kamu harus melepaskan, dan kemudian semua akan menjadi baik.

Orang-Orang Yang Dikasihi, mengapa berpegang pada cinta yang lalu yang telah melepas pergi dirimu? Mengapa pengabdian sedemikian rupa untuk sebuah mimpi yang sudah lewat masa puncaknya? Tidak bisakah kamu membiarkan hidup apa adanya? Apakah kamu harus menentang arus air pasang?

Sering Saya telah berkata kepada kalian untuk tidak mempedulikan hasil-hasil. tidak ada kesempatan lebih besar untuk tidak mempedulikan hasil-hasil dibanding ketika minat utama seorang pria atau seorang wanita tidak lagi terhadap kalian. Mereka tidak harus menjadi apa yang kalian inginkan. Mereka harus menjadi apa yang mereka inginkan.

Kalian mengatakan kalian mencintai orang lain ini lebih daripada hidup itu sendiri. Itu tampaknya kalian mencintai mimpi kalian sendiri lebih daripada hidup itu sendiri, karena, jika kalian mencintai, kalian melepaskan pergi dan mengizinkan kebaikan yang lain. Memegang bukanlah cinta. Memegang adalah pelekatan. Memegang adalah pelanggaran terhadap cinta. Apakah kalian benar-benar ingin merantai yang lain pada kalian dengan kekuatan kehendak kalian?

Biarkan hidup terjadi. Biarkan hidup menjadi bebas. Siapa yang mengatakan hidup harus menyesuaikan dengan gambaran kalian tentang itu? Terimalah kemungkinan bahwa kalian harus mengubah gambaran kalian tentang hidup. Apa yang begitu sulit dalam mengizinkan hidup untuk menjadi? Meskipun kalian menciptakan hidup kalian, kalian bukanlah bosnya. Jangan mencoba untuk menahan hidup. Naikilah kapal kehidupan. Kalian mungkin telah ingin untuk berhenti pada pelabuhan tertentu, tapi kapal itu tidak berhenti di sana. Kapal itu sudah melewati pelabuhan tersebut.

 

diterjemahkan kosmosindo dari sumber http://heavenletters.org/when-your-loved-ones-primary-interest-is-no-longer-on-you.html

Categories: Allgemein

kosmosindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: