Menu Home

Apakah Kalian Menggunakan Hukum Ketertarikan Bagi Manfaat Terbesar Kalian?

jasna-lake-2165622_640

Angelic Guides disalurkan oleh Dr. Taryn Crimi, 18 November 2016
Are You Using The Law of Attraction To Your Greatest Benefit?

Apakah Kalian Menggunakan Hukum Ketertarikan Untuk Manfaat Terbesar Kalian?

Hari ini kami ingin memfokuskan perhatian kalian pada topik: Hukum Ketertarikan. Telah terjadi ekspansi sangat besar dalam apa yang oleh banyak orang disebut cara berpikir “era baru”. Ini telah meraih sejumlah momentum untuk beberapa saat sekarang. Banyak dari kalian akrab dengan Hukum Penarikan (Law of Attraction). Singkatnya, apa yang kalian kirim keluar adalah apa yang kalian peroleh kembali. Tapi ada beberapa kesalahpahaman tentang hukum Universal ini khususnya, sehingga kami ingin meluangkan waktu untuk menjelaskan itu bila kami boleh.

Izinkanlah kami mulai dengan berbagi perspektif kami, tentang bagaimana hukum sifat alam semesta ini, Hukum Ketertarikan ini, sebenarnya bekerja. Banyak yang menjadi terkagum-kagum saat belajar Hukum Ketertarikan; ketika mereka mengetahui bahwa mereka memproyeksikan di setiap saat getaran yang bergema melalui seluruh Alam Semesta dan secara tidak diragukan kembali kepada mereka. Dengan kata lain, yang sama menarik yang sama. Beberapa, jika ada di antara kalian, memiliki banyak kesulitan dalam mengidentifikasi hal-hal yang kalian inginkan, hal-hal yang ingin kalian ciptakan, impian-impian kalian, harapan-harapan dan kesukaan-kesukaan kalian. Kalian masing-masing tahu apa yang kalian sukai dan apa yang tidak kalian sukai.

Apa yang begitu sering kami lihat adalah orang-orang yang menjadi sadar, bahwa pikiran-pikiran mereka menciptakan realitas mereka, merasa terdorong untuk menyatakan kepada Alam Semesta secara tepat, apa yang mereka inginkan dan secara berharap menunggu impian-impian dan keinginan-keinginan tertinggi mereka untuk tiba. Ini berfungsi, tapi hanya dengan satu kondisi. Izinkan kami untuk mengklarifikasi secara lebih rinci guna memastikan kalian memahami apa yang kami bagi dengan kalian.

Hal yang pertama-tama penting adalah bahwa kalian tahu, Alam Semesta tidak pernah merespons terhadap keinginan-keinginan kalian, impian-impian, harapan-harapan, atau bahkan ketakutan-ketakutan kalian. Alam Semesta merespons pada satu hal, dan hanya terhadap satu hal. Ia merespons terhadap vibrasi atau getaran yang sedang kalian pancarkan. Kalian semua telah datang ke planet ini dengan kompas batin untuk membantu kalian mengukur lebih baik, secara tepat apa yang kalian sedang denyutkan keluar pada saat kapan pun. Itu datang dikemas rapi dalam emosi-emosi kalian, perasaan-perasaan kalian.
Bagaimana perasaan kalian adalah indikasi langsung dari apa yang sedang kalian denyutkan keluar pada saat tertentu. Kalian tahu kapan kalian sedang mendenyutkan keluar atau memancarkan getaran-getaran positif karena kalian merasa baik, kalian merasa bergairah, gembira, optimistis, sukacita dan semua perasaan indah yang kalian miliki. Secara perbandingan demikian, kalian juga tahu kapan kalian sedang memancarkan getaran negatif, kalian merasa takut, khawatir, cemas, dan banyak perasaan negatif lainnya yang kalian miliki.

Jadi pertanyaan yang tinggal, apakah afirmasi positif benar-benar bekerja? Apakah mereka membawa kepada kalian apa yang kalian nyatakan kepada Alam Semesta? Tergantung. Jika kalian hanya membaca kata-kata karena keinginan yang kuat selama kalian merasa putus asa, penuh ketakutan, khawatir, cemas atau bahkan frustrasi, maka jawabannya adalah tidak. Dan inilah mengapa, alam semesta tidak merespons terhadap kata-kata kalian. Alam Semesta hanya merespons pada emosi-emosi dan oleh karena itu getaran yang sedang kalian pancarkan setiap saat.

Apa yang kami lihat, begitu banyak yang manusia lakukan adalah merindukan perubahan, merindukan impian-impian dan keinginan-keinginan mereka untuk menjadi kenyataan sambil tetap sepenuhnya terfokus pada apa yang mereka miliki di depan mereka, apa yang tidak mereka sukai. Apa yang menjadi fokus kalian akan selalu berkembang.

Jika kalian berafirmasi (menegaskan) kepada Alam Semesta apa yang kalian inginkan, sambil mempercayai semua itu benar, merasakan kelimpahan yang sedang kalian umumkan, maka jawabannya adalah ya. Afirmasi bekerja dalam situasi ini. Bagian terpenting yang hilang pada begitu banyak orang adalah bahwa kalian harus merasakan bagaimana rasanya memiliki apa yang kalian inginkan; Seolah-olah keadaan-keadaan di sekitar kalian sudah berubah.

Sejumlah orang akan mengatakan, nah bagaimana saya harus melakukan itu, saya masih belum memilikinya. Untuk ini kami akan mengatakan, kalian sering melakukannya, kalian hanya menggunakan kekuatan Alam Semesta melawan keinginan-keinginan dan impian-impian kalian, ketika kalian merasakan bagaimana rasanya memiliki kekhawatiran-kekhawatiran dan ketakutan-ketakutan terbesar menjadi terwujud. Inilah apa yang masing-masing dari kalian telah lakukan pada suatu waktu, jika kalian memikirkan skenario yang tidak kalian inginkan, kalian takut itu akan menjadi kenyataan dan kalian menempatkan vibrasi/getaran kalian dalam seperti apa rasanya jika itu benar-benar terjadi.

Tapi aspek yang indah dari ini, adalah bahwa kalian dapat melakukan ini dengan cara yang positif juga. Seperti apa rasanya memiliki impian kalian yang paling berharga menjadi kenyataan tepat sekarang?

Bila kalian menempatkan diri kalian sendiri dalam ruang perasaan itu, kalian memancarkan sinyal yang tepat ke Alam Semesta untuk bekerja sama dalam segala cara untuk membawa kepada kalian apa yang paling kalian inginkan. Bukan karena alam semesta merespons seberapa besar kalian menginginkannya, tapi karena kalian mencocokkan dengan tepat kecepatan getaran dari apa yang kalian inginkan. Merasa berkelimpahan, merasa bahagia, dalam damai, dalam sukacita, dalam cinta, gembira, merasa optimisme yang besar untuk apa lagi yang bisa dibawa oleh Alam Semesta kepada kalian.

Alam Semesta hanyalah sebuah cermin. Itu tidak bisa menghadirkan apa yang kalian inginkan, lebih daripada kemampuan cermin untuk memberi kalian refleksi dari apa yang merupakan kecenderungan kalian. Mereka berdua membawa kepada kalian apa kalian adanya pada saat itu. Gunakanlah perasaan-perasaan kalian sebagai sarana ampuh yang mereka maksudkan. Jangan mencaci maki diri kalian sendiri karena merasakan secara negatif, tapi untuk menggunakannya sebagai sarana pengukur atau kemudi di kapal untuk membantu kalian mengarahkan lebih langsung kepada apa yang kalian inginkan bagi diri sendiri dan menjauhi dari apa yang tidak kalian inginkan.

Jadi kami meninggalkan kalian dengan pertanyaan terakhir ini, seperti apa rasanya tepat sekarang untuk memiliki impian yang paling kalian inginkan menjadi kenyataan?

Kami harap bahwa kami telah dapat membantu kalian sedemikian rupa.

Dalam cinta dan cahaya, kami adalah Malaikat-Malaikat Pembimbing kalian.

Copyright © 2012-2016 by Taryn Crimi. All Rights Reserved. Permission is given to copy and distribute this material, provided the content is copied in its entirety and unaltered, is distributed freely, and this copyright notice and links are included. http://www.Angelic-Guides.com

Diterjemahkan kosmosindo dari sumber https://www.angelic-guides.com/2016/11/18/the-missing-key-to-the-law-of-attraction/

Categories: Allgemein

kosmosindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: