Menu Home

Berkomunikasi dengan Jiwa Kalian

yoga-1915564_640

Yeshua disalurkan oleh Pamela Kribbe

From Through The GateCommunicating with your Soul

Teman-teman sayang, saya Yeshua. Saya ada dengan kalian. Energi saya menghubungkan dirinya dengan energi kalian; rasakanlah itu di sekeliling dan melalui kalian. Saya tidak asing bagi kalian. Kita akrab satu sama lain, jadi rasakanlah keakraban itu. Energi Kristus tidaklah asing bagi kalian. Dalam hati kalian ada percikan api, suatu inspirasi, suatu keinginan, dan juga suatu pengetahuan, bahwa ini adalah hidup dan waktu-waktu di mana kalian ingin mewujudkan cahaya Kristus kalian di sini di Bumi. Kalian telah menunggu untuk waktu lama bagi peluang ini. Kalian telah membawa percikan kecil ini dalam diri kalian sendiri melalui berbagai masa kehidupan, dan sekarang kalian merasa bahwa sebuah peluang baru tiba. Salah satu alasan mengapa kalian ingin dilahirkan di Bumi pada saat ini adalah karena janji dari percikan cahaya itu untuk menjadi nyala api yang secara jelas terlihat bagi diri kalian sendiri dan bagi yang yang lainnya. Keinginan yang membawa kalian ke sini adalah untuk membentuk, dalam satu cara atau lainnya, kanal/saluran bagi energi jiwa ilahi dalam diri kalian sendiri untuk direalisasikan dalam kehidupan ini di Bumi. Kalian ingin untuk dibawa bersama oleh nyanyian jiwa kalian. Kalian ingin mengingat kembali siapa kalian adanya melampaui apa yang telah membentuk kehidupan kalian di Bumi dari luar (eksternal).

Masing-masing dari kalian meraih opini-opini dan keyakinan-keyakinan tentang diri kalian sendiri selama kalian tumbuh dewasa. Kalian menyerap gagasan-gagasan dan imej-imej dari orang tua kalian, keluarga, sesama, sekolah, dll. Kalian mulai memainkan peran-peran tertentu tanpa mempertanyakannya, dan kalian segera mengembangkan sesuatu yang disebut “kepribadian”: seperangkat kebiasaan-kebiasaan, perilaku-perilaku, dan pikiran-pikiran. Tapi pada sejumlah waktu di saat beranjak dewasa, sesuatu yang lain terjaga di dalam kalian. Mula-mula, itu tidak lebih dari sebuah bisikan; sebuah memori yang tidak dapat kalian tempatkan; sebuah pengetahuan bahwa kalian adalah lebih dari apa yang ditentukan oleh dunia di luar kalian sendiri. Ada sesuatu yang lebih dalam, sebuah lapisan yang tidak dapat dicakup dan dimengerti oleh intelektualitas manusia. Di dalam sini terletak inti kalian, yang mendahului alam duniawi dan bertahan hidup – jiwa kalian.

Ketika jiwa kalian berinkarnasi di Bumi, ia sudah memiliki sebuah sejarah. Jiwa membawa di dalam dirinya sendiri semua jenis impresi dari kehidupan-kehidupan dan pengalaman-pengalaman lainnya di kosmos. Kalian bukanlah sebuah lembaran kosong ketika kalian dilahirkan; kalian sudah mengembangkan kebijaksanaan melalui semua pengalaman kalian sebelumnya. Kalian datang ke dalam kehidupan ini dengan sesuatu untuk diberikan; kalian sudah merupakan bunga yang unik ketika lahir. Dan hidup sebenarnya dimaksud untuk membuat bunga itu dialami dan tampak; untuk membawanya ke dalam cahaya yang mekar sepenuhnya. Namun, karena pengaruh-pengaruh yang kalian peroleh selama masa muda kalian, kalian dapat ditahan dari perkembangan ini untuk waktu lama. Kalian mencoba untuk nyaman dengan apa yang diminta dari kalian, dan penyesuaian itu sering menimbulkan rasa sakit, karena kalian menjadi tidak setia kepada diri kalian sendiri dengan melakukan demikian. Kekuatan-kekuatan di luar dapat menjadi sangat menggiurkan dan menentukan bagi kalian.

Kalian semua yang sedang hadir di sini atau membaca ini sekarang, ingin untuk membebaskan diri kalian sendiri dari kekuatan-kekuatan ini. Tekanan-tekanan dari lingkungan kalian mencoba untuk mempengaruhi dan menentukan kalian, dan menahan kalian dalam pengawasan, tapi seperti kupu-kupu yang keluar dari kepompongnya, kalian berusaha untuk membebaskan diri kalian sendiri dari tekanan-tekanan luar ini. Dan apakah itu yang mengendalikan kalian? Dengan suatu kenangan, sebuah bisikan, sebuah pengetahuan yang sangat samar-samar pada awalnya dan tidak dapat menemukan pemenuhannya di dunia yang tampak, tapi hanya di kedalaman dari keberadaan batin kalian.

Di sana di dalam (batin), kalian masih berani untuk bermimpi; di sana di batin, kalian kadang-kadang tahu dengan sangat jelas siapa kalian adanya. Kadang-kadang kalian secara harfiah menempuh perjalanan ke Rumah dalam mimpi-mimpi kalian di malam hari untuk minum dari sebuah sumber yang begitu hidup, begitu akrab, dan begitu murni. Ketika kalian ada di sana, kalian tidak dapat membayangkan bagaimana kalian dapat pernah melupakannya – namun itu demikian. Kalian telah kehilangan diri kalian sendiri dalam kehidupan di Bumi, secara utama karena ketakutan dan penghakiman dan negativitas masih begitu menguasai di dunia.

Karena ketidakberdayaannya sendiri, orang-orang tua dan guru-guru sering tidak memberikan anak-anak mereka keberanian dalam dirinya sendiri dan sumber-sumber batin mereka – maafkanlah mereka untuk itu. Mereka, juga, telah jatuh menjadi korban ke dalam pengaruh-pengaruh duniawi ini; mereka telah tenggelam dalam godaan ilusi-ilusi yang menguasai Bumi. Tapi kalian telah datang ke sini untuk menepis ilusi-ilusi tersebut, yang membuat kalian seorang Pekerja Cahaya (Lightworker). Seseorang yang ingin membantu perubahan kesadaran di Bumi, sehingga orang-orang dapat mulai lagi untuk mempercayai kekuatan unik mereka sendiri – jiwa yang men-transisi kepribadian duniawi mereka – dan untuk membawanya ke dalam nyanyian.

Kalian adalah pemberani. Di satu sisi, kalian terluka melalui hilangnya jalan kalian di dalam realitas ini, dan pengalaman yang menyakitkan ini menjadi bagian dari jalur kalian dalam hidup. Tapi di sisi lain, kalian juga telah menemukan jalur ke dalam (batin) dengan mendengarkan bisikan dari jiwa kalian. Kadang-kadang itu sulit untuk benar-benar mempercayainya, karena kalian merasa tarikan dari pikiran-pikiran lama yang menahan kalian tetap merasa kecil; perasaan-perasaan tidak yakin dan keraguan. Dan pada kenyataannya, sebagai seorang anak, kalian telah belajar bahwa perasaan-perasaan itu adalah tepat dan benar: tetaplah membuat diri kalian kecil; jangan menonjol keluar; jangan bertindak aneh, jangan berpikir melampaui norma; sesuaikan diri; jadilah warga yang baik; jadilah pasangan yang baik dan orang tua yang baik; jadilah bertanggung jawab.

Semua itu yang kelihatannya nilai-nilai tinggi, terlalu sering membuat kalian merasa kecil, dan meminta kalian untuk menyembunyikan originalitas kalian. Tapi begitu kalian telah mulai pergi ke dalam, kalian tidak dapat lagi pergi kembali. Kalian tidak dapat lagi mengabaikan keunikan kalian, kekuatan kalian, dan keberadaan kalian yang berbeda, dan ini menimbulkan ketakutan di dalam kalian: “Jika saya mengikuti suara dari hati saya, tangisan dari jiwa saya, akankah saya tidak akan menjadi outsider (orang yang berada di luar) dan akan dijauhi? Siapa yang akan mencintai saya, siapa yang kemudian akan mau menerima saya? Apakah saya masih disambut?” Saya melihat keraguan dalam hati kalian, dan saya meminta kalian untuk pertama-tama merenungkan siapa kalian adanya; lihatlah bagian lain yang ingin untuk meninggalkan jalur yang sudah-sudah; yang terus-menerus ingin pergi ke dalam; yang mengingat kembali sesuatu: suatu rasa rindu rumah, kerinduan. Rasakan energi dari “Saya” tersebut, bagian lain dari kalian. Sambutlah itu di Bumi, dan rasakan kekuatan dan kebijaksanaan dari bagian kalian yang ini. Itu adalah jiwa kalian yang berbicara dan yang telah menepuk-nepuk bahu kalian sepanjang hidup kalian dan meminta perhatian kalian. Jiwa tidak pernah berbicara dengan paksaan atau dengan penghakiman, dengan sesuatu yang berat atau ancaman, hal yang biasa dilakukan suara-suara otoritas. Jiwa berbisik, mengundang, berbicara dengan sukacita: “Tidakkah ini menyenangkan, tidakkah ini indah dan menginspirasi untuk melakukan ini?” Seringkali kalian takut untuk mendengar kepada suara itu. “Dapatkah ini benar-benar terjadi? Mungkinkah saya hanya melakukan dan menikmati apa yang benar-benar, benar-benar menyenangkan saya?“ Jiwa berbicara suatu bahasa yang seluruhnya berbeda dibanding yang biasa kalian gunakan.

Jiwa bukanlah kekuatan dari luar (eksternal) yang membuat permintaan-permintaan terhadap kalian; jiwa melayani kalian. Suara-suara itu asing bagi telinga-telinga kalian, karena kalian terbiasa untuk berpikir: “Saya harus melayani jiwa saya, bagian lebih tinggi dari saya“. Tapi jiwa melayani kalian secara sama; ia ingin untuk bersinar melalui kalian, mengangkat kalian, membawa kalian ke Rumah, menginspirasi kalian untuk melakukan apa yang benar-benar kalian inginkan dan bergembira di Bumi sebagai manusia. Undanglah kepada diri kalian sendiri energi sukacita dari jiwa kalian dan lakukanlah itu sekarang. Biarkan itu mengelilingi kalian, rasakan kelembutan darinya – tidak ada paksaan, tidak ada persyaratan – hanya perasaan merasa disambut dalam cara yang sangat mendalam. Ijinkanlah diri kalian sendiri untuk diterima oleh jiwa kalian, dan rasakan kehadirannya di sekeliling tubuh kalian sebagai suatu mantel bersinar dari Cahaya. Kemudian tanyalah jiwa kalian: “Apa yang penting untuk saya ketahui sekarang? Apakah yang saya perlu ketahui darimu pada momen ini?” Dan rasakanlah responnya; kalian bahkan tidak perlu untuk mendengarnya dalam begitu banyak kata-kata. Perasaan seperti apa, jenis suasana hati apa yang ingin disampaikan jiwa kepada kalian? Lepaskan semua pikiran-pikiran tentang bagaimana jiwa seharusnya berbicara dan ide-ide kalian tentang lebih tinggi dan lebih rendah. Jiwa kalian adalah hidup itu sendiri! Itu adalah kehidupan, kekuatan hidup alami dan ia mengetahui di mana keseimbangan diperlukan, atau irama yang berbeda, dan ia ingin memberikannya kepada kalian dengan senang.

Jika kalian merasa bahwa energi jiwa mengalir di sekitar dan melalui tubuh kalian, juga amatilah apa yang mungkin memblokirnya di tempat-tempat. Apakah ada entah di mana dalam aura kalian, atau dalam tubuh kalian di mana Cahaya tidak dapat mengalir secara bebas dan lengkap? Kemudian pergilah ke tempat yang paling memblokir itu. Jangan memiliki penghakiman tentang itu; jadilah seperti jiwa, cukup mengamatinya, dengan ringan, dan dengan kelembutan dan keterbukaan. Lihatlah kebutuhan dalam tempat itu dalam medan energi kalian atau dalam tubuh kalian, dan ketahuilah bahwa kebutuhan tidak harus diungkapkan atau dijelaskan dalam kata-kata; hanya mengijinkan apapun yang diperlukan untuk mengalir ke arah itu.

Kalian semua ada di sini hari ini karena kalian ingin berhubungan dengan makhluk yang di-channel (disalurkan) untuk satu atau alasan lainnya. Tapi saya mengatakan kepada kalian, melampaui keinginan itu ada keinginan lebih besar akan Rumah – tempat tinggal di mana kalian dapat merasakan realitas dari siapa kalian adanya – dan untuk membawa Rumah itu turun ke Bumi. Itulah mengapa kalian ada di sini! Rasakan betapa baik dan benar niat ini. Bagaimana kalian akan melakukannya dan bentuk apa yang akan diambil secara tepat adalah kepentingan sekunder. Keinginan ini adalah suara dari jiwa kalian. Jiwa kalian ingin untuk bermanifestasi secara lebih jelas dan lebih penuh dalam hidup kalian.

Rasakan bagaimana akrabnya jiwa kalian dengan kalian – keringanan dan kemudahan darinya. Itulah suara dari cinta. Hal-hal “seharusnya”, hal-hal yang berat, tekanan, tugas, adalah suara-suara dari ketakutan, suara-suara dari luar diri kalian sendiri. Suara dari jiwa kalian datang dari dalam dan kadang-kadang berbicara begitu lembut dan begitu ringan sehingga kalian tidak mendengarnya. Atau suara berbisik dengan lembut dan tenang: “Begitu mudah, atau tidak?” Dan itu adalah semudah itu! Inti dari hidup adalah tidak rumit dan ringan.

Akhirnya, saya meminta kalian untuk merasakan energi kita bersama; energi dari kita semua bersama-sama. Di sini dan sekarang, juga, kita menciptakan sebuah saluran bagi kita semua. Dan itu berarti tidak lain selain di mana kita seluruhnya menjadi diri kita sendiri dan tanpa paksaan; segala sesuatu diijinkan untuk ada seperti apa adanya, termasuk tempat-tempat yang gelap atau penuh ketakutan. Dan pada waktu yang sama ada sinar-sinar Cahaya pada tempat-tempat tersebut, Cahaya dari jiwa-jiwa kalian.

Saya ingin menyimpulkan dengan mengatakan: milikilah rasa hormat bagi diri kalian sendiri, bagi kekuatan kalian, bagi keberanian kalian yang telah kalian tunjukkan sejauh ini. Bukan bagi kalian untuk menghakimi diri kalian sendiri, untuk membuat diri kalian sendiri kecil, untuk mengritik diri kalian sendiri, juga meskipun kalian telah mempelajari bahwa melakukan itu adalah baik atau sensibel. Cobalah untuk belajar untuk memiliki rasa hormat sebenarnya bagi diri kalian sendiri, dan untuk menghargai keberanian dan kekuatan kalian sendiri. Itu hak kalian; itu membuka channel/saluran kalian menuju siapa kalian yang sebenarnya.

© Pamela Kribbe 2012

Penerjemah: Dyan Andriana Kostermans

http://www.jeshua.net/id

Categories: Allgemein

kosmosindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: