Menu Home

Pembatasan Hanya Ada dalam Sistem Keyakinan, Sementara Hidup Adalah Tanpa Batas

jasna-lake-2165622_640

Pembaca Kosmosindo Sayang,

tentunya kita semua punya keinginan. Apakah itu pekerjaan yang selaras dengan hati kita, pekerjaan dengan penghasilan yang tinggi, pasangan hidup yang baik, mobil baru, rumah baru atau entah apa pun keinginan lainnya.
Karena alam semesta adalah tanpa batas, alam semesta akan selalu memberi apa yang kita inginkan. Tapi seringkali pula alam semesta seolah tidak memberi/mengirim apa yang kita inginkan, meskipun kita sudah meminta dan mengharapkannya sedemikian lama.
Apa sebabnya? Jawabannya kembali kepada diri kita sendiri. Apakah kita sudah berusaha, bekerja untuk memperoleh yang kita inginkan itu?
Apakah kita telah berusaha menyelaraskan diri dengan apa yang kita inginkan?

Apakah kita merasa layak/pantas untuk memperoleh apa yang kita inginkan itu?
Apakah kita yakin untuk mendapatkan apa yang kita inginkan itu?
Sistem keyakinan (Belief System) yang kita miliki berperan besar dalam apa yang kita peroleh dan hadapi dalam hidup ini.
Bila kita meyakini hidup tidak adil, maka ketidak adilan yang sering ditemui dalam hidup.

Bila kita meyakini hidup itu susah, penuh penderitaan, maka kesusahan dan penderitaan yang sering ditemui dalam hidup.
Bila kita meyakini kita tidak berharga/tidak layak, maka seringkali orang lain tidak akan menghargai kita.

Bila kita meyakini kekayaan itu buruk atau orang kaya adalah orang yang buruk, maka kekurangan materi (uang) yang sering ditemui dalam hidup.
Atau bila kita meyakini ketersediaan uang adalah terbatas, dan jika kita memiliki/mendapat uang lebih banyak, ini berarti mengurangi pendapatan/uang orang lain, ini juga berakar dari sistem keyakinan.

Hidup adalah ruang bercermin dan hidup (= alam semesta) sangatlah jujur. Ia selalu mencerminkan kembali kepada kita, sistem keyakinan apa yang kita miliki.
Sistem keyakinan ini adalah frekuensi atau getaran yang kita kirimkan dari dalam diri kita sendiri ke luar, ke alam semesta, kepada hidup.
Bila kita tidak menyukai apa yang dicerminkan kembali oleh hidup/alam semesta kepada kita, maka kita perlu mengubah sistem kepercayaan yang kita miliki.

Yang pasti, hidup = alam semesta adalah tanpa batas. Namun, bahkan sejak bayi, kita telah diajari untuk meyakini bahwa segala hal ada batasnya.
Tapi kini adalah “era baru”, waktunya terjaga untuk menyadari bahwa hidup = alam semesta tanpa batas, memiliki dan memberi peluang tanpa batas dan kita manusia, adalah bagian dari hidup, bagian alam semesta.

Light and Love
kosmosindo

Categories: Allgemein

kosmosindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: