Menu Home

Proses Belajar dari Jiwa

dandelion-445228_640
The Learning Process of the Soul – Through The Gate Series

Pamela menyalurkan Maria Magdalena

Teman-teman sayang,
Saya Maria Magdalena. Saya menyapa kalian semua dengan sukacita dan perasaan terhubung.

Kalian semua berkomitmen pada jalur batin dengan tekad yang besar. Satu-satunya hal yang membawa kalian benar-benar terpenuhi adalah ketika kalian mulai mendengar dan mengerti suara dari hati dan jiwa kalian sendiri. Itu, bagi semua dari kalian, sama pentingnya seperti oksigen yang kalian hirup, sama mendasarnya seperti roti dan air yang memberi makan tubuh kalian agar kalian tetap hidup. Dan komitmen itu berarti pergeseran kesadaran yang telah berlangsung di dalam kalian, yang bagi banyak dari kalian adala kasus sebelum kalian dilahirkan dalam masa kehidupan ini. Jiwa kalian telah menemukan dirinya sendiri dalam fase tertentu dalam perkembangannya, evolusinya. Itu merasa bahwa sekarang adalah waktu bagi inkarnasi duniawinya di mana jiwa kalian dapat benar-benar membiarkan dirinya terlihat; sebuah kehidupan di mana jiwa kalian dapat benar-benar mengalir melalui realitas duniawi kehidupan sehari-hari.

Dibutuhkan sejumlah masa kehidupan duniawi sebelum kalian mendengar panggilan jiwa kalian dengan cara ini. Dalam masa-masa kehidupan terdahulu, adalah penting dan sesuai untuk meraih pengalaman dengan hidup di Bumi. Jiwa memerlukan waktu untuk terbiasa dengan kehidupan duniawi dan dinamika-dinamika emosi-emosi dan fisik yang memainkan diri mereka sendiri di sini. Berada di sini adalah proses belajar bagi jiwa. Dalam makna, jiwa sudah mengetahui segalanya sebelum ia mulai berinkarnasi, tapi pengetahuan ini belum benar-benar dialami, jadi itu belum mengakar secara mendalam. Pengetahuan ini, oleh karenanya, bukan kebijaksanaan yang berdasarkan pada pengalaman. Dinyatakan secara sederhana, itu tentang membedakan antara pengetahuan bersifat teori dan pengetahuan bersifat praktis. Pada intinya, jiwa sudah mengetahui segalanya, tapi dengan mengalami hidup dalam berbagai bentuk dan inkarnasi, pengetahuan ini menjadi kebijaksanaan yang praktis dan dapat dijangkau, dan itulah cara cinta dilahirkan.

Ketika kebijaksanaan benar-benar turun masuk ke dalam bentuk tubuh manusia, itu tidak hanya pengetahuan bersifat teori yang membedakan individu, tapi lebih sebagai kehangatan, cinta, kesabaran, dan dapat ikut merasakan yang dipancarkan seseorang kepada yang lainnya. Dan itu berarti suatu alkimia telah berlangsung, sebuah transformasi ke dalam kesadaran jiwa dari orang tersebut. Perubahan ini hanya dapat terjadi karena jiwa mengambil inkarnasi, jalur melalui daging dan darah, melalui rasa sakit, melalui naik turunnya segala jenis emosi. Pengalaman-pengalaman ini adalah penting agar kebijaksanaan dan cinta yang hidup dilahirkan. Dari sudut pandang itu, untuk menjadi seorang makhluk manusia duniawi, untuk dilahirkan dalam sebuah tubuh, untuk harus menghadapi ketidaktahuan, rasa sakit, ketakutan, dan keraguan, adalah tindakan heroik. Kalian dengan sengaja mengizinkan bagian dari kesadaran kalian dan pengetahuan batin kalian disamarkan, dengan tujuan agar kalian dapat mewujudkan kebijaksanaan dalam tingkat yang jauh lebih dalam.

Apa yang saya gambarkan di sini sebetulnya apa itu channeling, atau menjadi saluran, dalam makna kata-kata terluasnya. Channeling (menyalurkan) bukan hanya sekedar menerima pesan; itu adalah keseluruhan proses menghubungkan inti ilahi kalian melalui jiwa ke tubuh duniawi, melalui inkarnasi secara fisik dan kontraksi kesadaran, sehingga kalian menjadi bentuk spesifik dalam waktu dan ruang.

Apa yang tampaknya turun memasuki pembatasan, memasuki kegelapan, menciptakan jalur-jalur menuju cahaya tersebut, cahaya lebih besar yang belum eksis sebelumnya. Itu adalah proses kreatif yang kalian masuki dengan jiwa kalian. Itu berarti banyak ketika kalian menjadi manusia di Bumi dan kalian kembali berhubungan dengan jiwa kalian, asal kalian, dan kalian mencoba untuk mewujudkannya ke dalam kehidupan kalian sehari-hari. Adalah bagian dari perkembangan sebuah jiwa, dengan tujuan meraih pengalaman, ia harus melupakan dirinya sendiri untuk waktu lama dan menjadi terbiasa dengan eksistensi duniawi. Untuk alasan inilah, hal yang penting bahwa mula-mula, dan untuk waktu yang sangat panjang, kalian tidak menyadari akan kebijaksanaan asli dan pengetahuan kalian dan di mana kalian menjadi tenggelam dalam energi-energi yang kuat, yang memikat dari Bumi.

Tapi untuk sejumlah dari kalian, ini adalah waktu untuk naik kembali ke Sumber dari mana kalian berasal, dan untuk mengakuinya dan untuk kembali mendengarkan suara dari jiwa kalian. Dengan cara ini, kalian benar-benar mulai melihat tujuan dari perkembangan kalian: membawa alam surgawi dari pengetahuan dan kebijaksanaan ilahi bersama dengan alam duniawi dari merasakan dan mengalami. Kemudian kalian adalah kanal antara Surga dan Bumi dan kalian menciptakan sesuatu yang baru, sesuatu yang penuh makna bagi Penciptaan sebagai keseluruhan. Dengan kata lain, kalian siap.

Saya ingin menjelaskan apa yang penting dalam hubungan ini dengan kebijaksanaan lebih tinggi kalian dan energi jiwa kalian, yang telah menjadi sangat berpengalaman melalui banyak inkarnasi kalian terdahulu. Apa yang paling menahan kalian dari benar-benar mengizinkan energi asli itu mencapai kebijaksanaan jiwa kalian untuk bermanifestasi, adalah di mana kalian membuat diri kalian kecil. Dengan mengizinkan energi jiwa kalian memasuki di sini dan sekarang, kalian perlu untuk berani mempercayai kebesaran kalian sendiri. Kalian perlu untuk menerima sebagai kebenaran, bahwa kalian benar-benar adalah malaikat cahaya yang bersinar itu yang telah terbentuk oleh alam ilahi dan secara sama terbentuk oleh banyak inkarnasi dalam masa kehidupan, di mana kalian telah berjuang untuk mengatasi rasa sakit dan ketakutan, dan telah menjadi semakin sadar atas siapa kalian sebenarnya. Kalian perlu mengakui kebesaran dari keberadaan kalian sendiri dan sejarah kalian sendiri dan sekarang berkata: “Saya adalah Itu”. Ini adalah langkah yang sekarang perlu kalian ambil sehingga jiwa kalian dapat berinkarnasi sepenuhnya, dapat mengalir secara bebas melalui tubuh kalian dan keberadaan duniawi kalian.

Saya sekarang ingin meminta kalian untuk mengkaji diri kalian sendiri dan untuk melihat dalam hal apa kalian berpikir diri kalian sendiri tidak layak, tidak cukup baik, atau bahkan buruk, sepertinya kalian telah melakukan sesuatu yang mengerikan. Mungkin kalian memiliki suatu rasa tidak bermakna atau gagal. Untuk sejenak, berikanlah perhatian penuh kalian untuk melihat pada medan energi kalian sendiri dan melihat jika di sana ada area gelap entah di mana yang muncul. Itu mungkin bermanifestasi sebagai rasa sakit atau ketegangan. Mungkin kalian akan melihat seorang anak muncul, atau kalian hanya memperoleh suatu perasaan, tapi itu adalah beban yang kalian bawa. Bagaimanapun, kalian menjadi begitu terbiasa terhadap sejumlah beban ini yang mana mereka tidak lagi kalian alami sebagai beban. Kalian berpikir beban-beban ini adalah bagian dari kondisi normal kalian. Tapi kondisi normal adalah kondisi penuh sukacita. Kondisi yang normal, terseimbangkan, adalah di mana kalian menerima diri kalian sendiri dan percaya pada hidup dan berkata “ya” kepadanya dengan perasaan bahwa kalian adalah baik seperti kalian adanya. Bukan bahwa kalian sempurna, menurut sejumlah ideal yang terletak di luar kalian, tapi bahwa kalian adalah baik hanya karena kalian adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keseluruhan. Kalian termasuk di dalamnya, kalian adalah penting, dan kalian bebas untuk menyelidiki apapun yang kalian inginkan untuk diselidiki.

Marah, atau pikiran-pikiran negatif atau emosi-emosi adalah diizinkan, seperti halnya keraguan, keputusasaan, dan penolakan. Lihatlah untuk sejenak pada apa yang ada di sana. Perhatikanlah jika ada di dalam diri kalian ada ketidaksukaan, atau perasaan negatif, atau penolakan terhadap kehidupan di Bumi. Atau apakah kalian merasa tidak disambut di sini, atau apakah kalian merasa sakit karena kalian tidak merasa diakui, atau jika kalian telah diberi tahu bahwa kalian kurang baik seperti kalian adanya. Pada hampir semua orang, tersimpan gambaran-gambaran ketidaklayakan, dan adalah penting untuk mendeteksi imej-imej ini dan untuk memeluk mereka dengan cahaya kalian, karena ini, sebenarnya, adalah apa yang memblokir kanal kalian. Dan dengan kanal, maksud saya dalam makna terluas dari kata-kata: menjadi terbuka kepada jiwa kalian.

Ambillah nafas untuk menenangkan perut kalian. Undanglah energi jiwa kalian untuk datang benar-benar memasuki tubuh kalian, memasuki hati kalian, dan terutama, memasuki perut kalian, yang secara energetis adalah lokasi kekuatan dan membumi, tapi yang juga adalah tempat di mana kalian mungkin menderita luka-luka mendalam. Lihatlah jika kalian dapat menciptakan dan mengalami suatu rasa bermartabat. Perut kalian tahu bagaimana untuk melakukan ini; ia terhubung dengan Bumi dan tahu kalian memiliki tempat alami di sini dan dalam Kosmos; bahwa kalian disambut di sini di Bumi.

Dalam perut kalian, adakah pengetahuan yang hening bahwa kalian adalah oke? Hubungkanlah dengan pengetahuan itu dan secara harfiah buatlah ruang bagi diri kalian sendiri. Bayangkanlah di sana ada ruang energetis di sekeliling tubuh kalian, sebesar yang kalian rasa tepat bagi kalian dan cukup besar untuk menampung cahaya kalian. Izinkanlah ruang itu untuk mencapai semua jalan turun menuju kaki kalian dan bahkan memasuki Bumi. Rasakanlah bahwa kalian benar-benar di sini. Adalah mungkin bahwa sejumlah dari kalian akan merasa, energi jiwa kalian ingin melesat kembali ke atas ketika kalian melakukan ini, karena memori-memori penolakan, dan bahkan penganiayaan, yang membuat terlalu menyakitkan bagi kalian untuk turun di sini sepenuhnya. Tapi saya meminta kalian untuk pergi ke sana bagaimanapun dan untuk memberi tahu diri kalian sendiri, bahwa berada di sana adalah aman. Isilah perut kalian dengan cahaya dari jiwa kalian; rasakan bahwa kalian disambut di sini. Biarkanlah cahaya bergerak melalui kaki kalian, paha kalian, lutut kalian, paha bagian bawah kalian dan kaki kalian, dan masuk ke dalam Bumi. Itulah maksud dari channeling agar esensi kalian mengalir memasuki Bumi. Rasakan bagaimana besar dan indah dan penuh daya kalian, dan bagaimana kebesaran kalian menginspirasi yang lainnya dan membantu mereka. Kalian tidak menghalangi siapa pun dengan kebesaran kalian.

Inilah pesan saya hari ini. Ketika itu tiba untuk menyalurkan (men-channel) jiwa kalian, lihatlah imej-imej lama tentang ketidak-layakan yang masih ada dalam hidup kalian dan berlatihlah mengisi perut kalian, chakra-chakra lebih rendah kalian, dengan cahaya jiwa kalian. Di situlah itu menjadi nyata dan terjangkau dan mengalir memasuki Bumi. Inilah maksudnya dan itulah apa yang paling memberi rasa keterpenuhan bagi kalian.

© Pamela Kribbe
Diterjemahkan oleh: Dyan Kostermans
http://www.jeshua.net/id

Categories: Allgemein

kosmosindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: