Menu Home

Twin Flame Palsu Adakah Itu?

  • love-1137270_640

Twin Flame Palsu Adakah Itu?

Pertanyaan ini hanya bisa dijawab oleh jiwa kalian sendiri.

Dengan mencuatnya istilah Twin Flame atau Kembaran Jiwa /Api Kembar Jiwa, mencuat pula istilah Twin Flame palsu, twin flame gadungan:-)
Sekarang bila kita menilik lebih ke dalam, apakah pernah ada jiwa palsu? Palsukah jiwa kalian?
Jiwa tidak pernah palsu, bisikan jiwa tidak pernah palsu, bisikan jiwa tidak pernah keliru.
TAPI yang sering keliru adalah bagaimana kita mendengarkan bisikan jiwa. Sudahkah kita mendengarkan dengan benar, dengan murni bisikan jiwa itu?

Apakah kalian telah bertemu dengan Twin Flame kalian dalam masa kehidupan ini, hanya bisa dijawab oleh jiwa kalian sendiri, dalam bisikan dan isyarat-isyarat “sakral” yang hanya bisa dimengerti oleh jiwa kalian sendiri.
Itu adalah pengetahuan batin yang sangat jelas, yang sangat kuat dan kepastian itu hanya bisa ditemukan dengan mendengarkan secara murni suara hati kalian.

Dan hubungan antara Twin Flame tidak bisa disamakan atau jauh berbeda dengan persepsi kita tentang hubungan “cinta” yang kita kenal selama ini.

Kalian tidak bisa menggunakan kriteria “duniawi” untuk mengetahui apakah itu Twin Flame kalian atau bukan.
Karena hubungan Twin Flame ditujukan untuk mengikis semua persepsi hubungan cinta dalam konteks 3D, konteks hubungan cinta romantis yang kita kenal selama ini.
Hubungan Twin Flame ditujukan untuk membentuk template baru dalam hubungan cinta di dunia ini. Cinta yang dimaksud di sini adalah cinta tanpa syarat.

Sebagian besar bahkan hampir seluruh hubungan Twin Flame, sama sekali tidak ada yang masuk dalam kategori hubungan cinta romantis yang umum dikenal.
Banyak yang bertemu hanya satu kali dalam kehidupan 3D / bertemu secara fisik dan setelah itu “berpisah”, karena masing-masing harus merombak total sistem keyakinan (belief system) yang telah diserapnya dari orang tua, dari pendidikan, dari masyarakat, adat, budaya, sosial, dari iklan dsb.
Karena sekali lagi, hubungan Twin Flame atau para Twin Flame ada untuk mengubah sistem cinta 3D. Cinta 3D adalah cinta bersyarat: kalau kamu sayang sama saya, saya juga sayang sama kamu. Kalau kamu baik sama saya, saya juga baik sama kamu,
kalau kamu kasih hadiah kepada saya, ngajak saya nonton, rajin nge-date saya, saya menjadi “cinta” kepadamu dsb. Semua ini tidak berlaku dan tidak bisa dipraktekkan dalam hubungan Twin flame!

Yang terjadi dalam hubungan Twin Flame adalah Divine Feminine bertemu dengan Divine Masculine. Jangan disalah-artikan Divine Feminine hanya perempuan dan Divine Masculine hanya laki-laki. Ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan gender. Divine Feminine dan Divine Masculine ada dalam diri kita sendiri. Kita punya energi Divine Feminine dan energi Divine Masculine, yang kondisinya – sebelum kita sadar bahwa kita adalah Divine Feminine dan Divine Masculine dalam diri kita sendiri –
sering kali tidak seimbang.

Nah, sebelum para Twin Flame ini bisa bersatu kembali secara fisik, dalam kehidupan duniawi 3D, mereka sering dengan sengaja dipisahkan – oleh alam semesta – agar masing-masing individu ini menyeimbangkan Divine Feminine dan Divine Masculine dalam dirinya sendiri.
Ini proses yang tidak mudah, karena pasangan Twin Flame-nya berfungsi menjadi “cermin” untuk semua ketidakseimbangan, sistem kepercayaan yang terkondisi pada individu Twin Flame pasangannya.
Bila kalian kurang menghargai diri kalian sendiri, Twin Flame kalian akan mencerminkan ini dengan sikap, kata-kata dan segala macam tindakan lainnya yang membuat kalian “terpaksa” menelaah ke dalam diri kalian sendiri, ke dalam jiwa kalian sendiri, dari mana rasa tidak menghargai diri sendiri ini berasal.
Sudah hampir pasti: dari kebiasaan sejak kecil, dengan kata lain, cara kalian dididik dan dibesarkan.

Jadi baru dari satu hal saja – kurang menghargai diri sendiri – pasangan Twin Flame kalian akan terus menciptakan situasi-situasi yang membuat kalian merasa sedemikian “sakit”, sehingga tidak ada pilihan lain selain kalian mengubah diri kalian sendiri, kalian mulai belajar menghargai diri sendiri.
Dan sistem kepercayaan kita tidak hanya satu, melainkan ratusan atau bahkan ribuan.

Bila kalian sudah pernah mengalami “malam gelap dari jiwa” dalam hidup dan kalian bertemu atau berkenalan dengan seseorang yang kalian rasa Twin Flame kalian,
bisa jadi kalian telah bertemu dengan kembaran jiwa kalian.

Tidak heran, biasanya Twin Flame bertemu pada usia yang sudah matang atau siap untuk menempuh jalur spiritual, yakni jalur untuk menemukan diri sendiri.
Karena hubungan Twin Flame adalah jalur spiritual seperti halnya Lightworker dan Starseed.

Love and Light
Kosmosindo

Categories: Allgemein Spiritual

Tagged as:

kosmosindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: