Menu Home

Sadarkah Kita Apa Afirmasi Yang Kita Serap dan Gunakan Sehari-hari ?

Pembaca sayang,

mengucapkan afirmasi atau penegasan adalah salah satu cara mengubah kesadaran, mengubah sistem kepercayaan = Belief System kita.
Dengan mempraktikkan afirmasi secara rutin, misalnya mengucapkan
Saya bahagia
Saya berharga
Saya adalah cinta
Saya pantas menerima cinta
Hidup saya berkelimpahan

itu dapat mengubah sistem kepercayaan kita tentang diri kita sendiri.

Tapi dalam kehidupan sehari-hari, dalam pembicaraan sehari-hari, sering tanpa disadari, kita mendengar, membaca dan/atau bahkan mengucapkan “afirmasi” yang kontraproduktif, yang tidak mendukung perubahan ke arah positif.

Misalnya:

Hidup itu tidak adil
Politik itu kotor
Laki-laki maunya hanya yang satu itu
Harta itu menyesatkan
Yang dipikirkan hanya uang/materi
Orang yang di atas, tidak mempedulikan orang yang di bawah

…dan daftarnya masih panjang.

Jumlah afirmasi yang kita serap selama hidup kita, tidak terhitung jumlahnya. Dan penegasan atau afirmasi itu membentuk sistem kepercayaan kita, sekaligus membentuk kepribadian dan hidup kita. Bagaimana tidak, kata-kata penegasan itulah yang kita dengar terus-menerus, secara rutin dan seperti memasuki bawah sadar kita.

Afirmasi-afirmasi pertama dan paling membentuk kepribadian dan hidup kita, berasal dari orang bersama mereka kita tumbuh dewasa. Orang tua, misalnya.
Kita menyerap apa yang “diafirmasikan” ibu atau ayah kita dan itu menjadi sistem kepercayaan kita, gaya hidup kita, cara kita memandang hidup.

Saya pernah memiliki afirmasi, misalnya “orang koq maunya senang-senang melulu”, “koq bisa ya perempuan maunya dimanja laki-laki, saya tidak bisa.”
Apa yang terjadi dengan mendengar afirmasi/penegasan itu berdekade-dekade?

Dari afirmasi “orang koq maunya senang-senang melulu” : saya terbentuk memiliki kepercayaan bahwa hidup itu harus susah, harus menderita.

Dari afirmasi “koq bisa ya, perempuan maunya dimanja laki-laki, saya tidak bisa” : saya terbentuk memiliki kepercayaan bahwa perempuan itu tidak boleh manja, harus hidup mandiri, tidak boleh minta dari laki-laki, selalu ada dorongan untuk memberi bantuan kepada laki-laki tanpa meminta imbal balik yang sewajarnya. Kalau ada yang memberi pun, saya tidak bisa menerimanya.

Selama saya terus mempercayai afirmasi kontraproduktif semacam itu, bisa dibayangkan, bagaimana kontrapoduktifnya hidup saya.
Tentu saja, saya bertanya-tanya mengapa hidup saya susah sekali, mengapa laki-laki yang saya bantu, yang saya sayangi, yang saya dukung sekuat tenaga, sepertinya tidak tergerak untuk memberi sesuatu yang menyenangkan saya. Dan ini tidak hanya terbatas dalam urusan percintaan, tapi dalam segala jenis hubungan.

Selama berpuluh-puluh tahun, kata-kata dalam afirmasi itu memasuki otak bawah sadar saya, itu menjadi vibrasi/getaran dalam tubuh saya dan saya memancarkan vibrasi/getaran yang sesuai dengan afirmasi itu.
Selama saya belum terjaga (awaken), selama kondisi bawah sadar itu tidak saya sadari, hidup saya berjalan “otomatis” dengan afirmasi atau penegasan semacam itu.
Tapi dengan memasuki proses terjaga (awakening), hal-hal yang dulunya tidak disadari menjadi hal-hal yang disadari. Ini termasuk menyadari afirmasi atau sistem kepercayaan yang selama ini mengendap di bawah sadar.

Kata-kata afirmasi adalah energi, adalah vibrasi/getaran. Jika energi itu positif, akan membawa hasil positif atau pada akhirnya kehidupan yang diinginkan.
Jika energi itu negatif atau kontraproduktif, itu akan membawa pada hasil atau kehidupan yang kontraproduktif.
Tapi kita memiliki kekuatan untuk mengubah hal-hal kontraproduktif dalam hidup menjadi produktif dan positif.
Perhatikanlah kata-kata afirmasi apa yang diserap dan sepertinya menjadi “sistem kepercayaan” dalam hidup.

Bila kita tidak menyukai afirmasi atau kata-kata penegasan yang selama ini kita dengar dan serap, kita memiliki kekuatan mengubahnya. Dengan membuat afirmasi-afirmasi baru, dengan membentuk energi, vibrasi/getaran baru dan indah, membuat sistem kepercayaan baru sesuai yang kita inginkan dalam hidup kita.

Love and Light
kosmosindo

Categories: Allgemein

kosmosindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: