Menu Home

Twin Flame – Pencerminan Energi Karmik Dalam Hidup DM dan DF

Analisis Hubungan Twin Flame oleh Dyan Kostermans (kosmosindo)

Dear Twin Flames,

Dalam hubungan Twin Flame, sering kali Divine Feminine (DF) dengan mudah menuding pada Divine Masculine (DM), bahwa DM yang membuat hidup DF sulit, yang menyangkal perasaannya terhadap DF, membohongi dan meninggalkan DF untuk hidup dengan orang ketiga yakni pasangan karmik.
Pihak ketiga atau pasangan karmik Divine Masculine biasanya energi feminin yang terdistorsi atau energi karmik. (Divine Masculine bukan berarti gender maskulin dan energi feminin bukan terbatas gender feminin). Mereka bersama dengan DM terutama karena uang, karena status, karena budaya atau tradisi, untuk apa yang dipandang “oke” di mata masyarakat. Itu adalah hubungan berdasarkan kondisi atau hubungan bersyarat, hubungan kodependensi. DM bertahan dalam hubungan karmik ini juga karena alasan keuangan, karena status, karena misalnya sama sesuku, seagama, sebangsa, sekelas sosial. Jadi bukan berlandaskan suara hati, tapi berdasarkan faktor-faktor dan pandangan eksternal.

Apa yang berlangsung dalam kehidupan DM sebetulnya cerminan apa yang berlangsung dalam kehidupan internal Divine Feminine (meskipun sering kali tanpa disadari).
Perhatikan dalam kondisi keluarga, kita harus menurut apa yang diperintahkan atau dikatakan oleh orang tua, atau kita terbiasa melakukan itu dan bahkan motivasi kita melakukan sesuatu karena orang tua mengondisikan begitu. Kalau tidak begitu, kamu bukan anak yang baik, kamu tidak menjaga nama keluarga, status keluarga, kamu egois, dsb. dsb. Tapi bila kita telaah secara jujur, milik siapakah keegoisan atau ego di sini, kondisi bersyarat milik atau dari siapa yang harus diikuti dan patuhi…

Para Twin Flame biasanya berinkarnasi dalam keluarga yang sangat disfungsional. Dengan kata lain, Twin Flame telah (memilih) lahir dalam lingkungan berenergi karmik. Ibu atau ayah yang narsistik (narcisstic disorder personality), atau banyak mengalami penganiayaan fisik dan/atau emosional, atau mengalami energi vampir (terus-menerus memberi atau dituntut, tapi tidak mendapat imbal balik, pengakuan atau penghargaan yang sewajarnya, atau apa yang dilakukannya sering dicela). Dan kembali sebagai cerminan, banyak pasangan karmik dari Divine Masculine memiliki tendensi perilaku “energi karmik” serupa.
Salah satu contoh dari hidup saya, saya tidak pernah diberi uang oleh ayah saya, dan ibu saya narsistik. Jadi saya punya harga diri yang sangat rendah = tidak menghargai tenaga dan diri saya sendiri, orang lain selalu lebih penting, saya sejak kecil dididik untuk bertanggung jawab bagi orang lain, selalu memberi untuk orang lain, tapi tidak memberi untuk saya sendiri. Dengan kata lain saya tidak memilih diri saya sendiri atau tidak mencintai diri sendiri. Saya merasa kurang baik, kurang pantas, kurang layak. Apa hasilnya? Twin Flame saya memilih orang lain, lebih mengutamakan orang lain, lebih menghargai orang lain: a) pasangan karmiknya b) orang lain, mitra bisnis, uang, status, dll. yakni energi-energi karmik yang muncul dalam dinamika hubungan Twin Flame.

Selama saya masih tidak menghargai diri saya sendiri, TF saya memperlakukan saya tidak ada harganya. Baru ketika saya menelaah dari mana ini semua berasal, yang ternyata dari cara saya dibesarkan (tidak dihargai oleh orang tua saya sendiri), baru saya menyadari dan setahap demi setahap belajar menghargai dan mencintai diri saya sendiri tanpa syarat. Belajar bahwa saya cukup baik, saya pantas dengan saya apa adanya, dengan segala kekurangan dan kelebihan saya, dengan segala kegagalan dan kesuksesan saya. Belajar bahwa hidup tidak hanya terdiri dari memberi dan diminta, tapi ada waktunya menerima dan meminta. Dengan kata lain menyeimbangkan hal-hal yang disfungsional dalam kehidupan saya. Dan setahap demi setahap Twin Flame saya mengubah cara bersikap, lebih menghargai. Dan saya juga bisa mulai merasakan atau mulai mengerti, seperti apa rasanya arus memberi dan menerima.

Jadi, dear Twin Flames, jika ada hal-hal atau perlakuan Divine Counterpart yang membuat kalian masih merasa jengkel, marah, sedih, dsb., coba telusuri dan perhatikan lebih jauh dan mendalam, kapan dan di mana kalian mengalami pola atau energi serupa dalam hidup kalian. Bila kalian bisa mengenali dan menyadarinya, kalian seperti menyinari cahaya pada apa yang selama ini tidak disadari (gelap). Dan dengan demikian dapat membersihkan, mentransmutasi dan melepaskan energi-energi karmik yang berat tersebut. Spirit menambahkan: “Dan perlu diingat, setiap individu memiliki energi Divine Masculine maupun energi Divine Feminine dalam dirinya masing-masing. Penyeimbangan energi DM dan DF dalam diri inilah yang menentukan kecepatan atau waktu bersatunya Twin Flame (TF Union) secara fisik.”

***Jika perlu advis /coaching secara pribadi dalam hubungan Twin Flame-nya, bisa kirim email ke: kosmosindo@gmail.com

Light and Love
kosmosindo

Categories: Allgemein Bumi Baru Spiritual

Tagged as:

kosmosindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: